Melalui web Gold99 Anda dapat memiliki tabungan pribadi emas dan perak Anda. Gold99 Handal menyediakan jasa layanan Emas, informasi terkini emas, harga emas harian, forum emas dan jual beli emas logam mulia bersertifikasi PT. Antam Tbk. Mulailah menabung sedari dini meski hanya dimulai dari 1 gram.
Jumat, 03 Mei 2013
Harga Emas Diperkirakan Terus Jatuh
Selasa, 02 Oktober 2012
Investasi Emas Syariah
Investasi emas batangan merupakan investasi untuk jangka panjang yang tujuannya adalah untuk memproteksi nilai dan kekayaan kita dari pelemahan daya beli uang atau yang biasa kita bahasakan dengan istilah inflasi.
Tahukah Anda ada banyak aneka pilihan investasi dalam emas yang tersedia sekarang ini? Anda bisa berinvestasi dalam emas bukan hanya dalam bentuk emas perhiasan dan juga emas batangan saja (bentuk investasi dalam emas yang paling banyak dikenal saat ini) tapi bisa juga Anda investasi emas dalam bentuk yang lainnya.
Selain Anda bisa investasi emas dalam bentuk fisik (memiliki bentuk fisik seperti emas perhiasan, emas bantagan, koin emas, dll), Anda juga bisa berinvestasi pada paper aset seperti membeli saham perusahaan pertambangan emas maupun produk derivatif seperti membeli kontrak emas di bursa berjangka.
Mari kita bahas satu persatu seputar macam-macam investasi emas:
1. Emas Perhiasan
Bila tujuan Anda berinvestasi emas adalah untuk keuntungan jangka pendek, biasanya akan sulit mendapatkan keuntungan kalau Anda investasi dalam bentuk emas perhiasan.
Ini dikarenakan sewaktu Anda datang ke toko emas dan membeli emas perhiasan, Anda harus membayar harga emas perhiasan yang dibeli ditambah ongkos pembuatannya.
Dan nanti ketika suatu saat Anda mau menjualnya kembali, maka toko emas tidak akan mau membayar ongkos pembuatan dari perhiasan emas tersebut. Toko emas hanya akan
membayar harga emasnya saja. Dan tidak semua toko emas mau menerima atau membeli emas perhiasan Anda. Beberapa toko emas kadang-kadang menolak pembelian emas perhiasan dari masyarakat. Penyebabnya bisa bermacam-macam, yang salah satunya adalah karena mereka takut kalau-kalau emas perhiasan itu tidak laku untuk dijual lagi karena model sudah ketinggalan jaman. Jadi kalaupun mereka membelinya lagi, mereka harus melebur emas tersebut. Atau bisa juga toko emas tidak mau membeli emas perhiasan pada saat itu dikarenakan harga emas sedang berfluktuasi naik turun dan mereka tidak mau membeli diharga tinggi. Jadi kemungkinan emas perhiasan Anda dihargai harganya lebih rendah dibandingkan harga emas pada saat Anda mau menjualnya.
2. Emas Batangan
Investasi emas yang terbaik adalah investasi emas dalam bentuk batangan (emas batangan). Emas ini cukup baik bila dijadikan sarana investasi, dan siapapun tak
menyangkal bahwa emas batangan berbeda dengan emas perhiasan. Emas batangan lebih mudah untuk dijual kembali. Selain itu, emas batangan tidak meminta ongkos pembuatan seperti halnya emas perhiasan. Karena itu, bila Anda ingin melakukan investasi emas, maka tak ada salahnya Anda mempertimbangkan investasi dalam bentuk emas batangan.
Biasanya toko-toko emas yang ada di pusat perbelanjaan atau pasar tradisional juga ada yang menjual emas batangan dengan sertifikasi dari ANTAM. Ada stempel atau cap dari ANTAM pada batangan emas tersebut dan sertifikat dari ANTAM.
Emas batangan fisik memang lebih cocok untuk dijadikan investasi dibandingkan dengan emas perhiasan. Karena emas batangan yang memiliki sertifikat yang diakui secara nasional atau internasional (ANTAM) lebih mudah diperjualbelikan.
Sedangkan emas perhiasaan sebagai sarana investasi memiliki kelemahan seperti ongkos pembuatan, penurunan harga yang besar bila ingin dijual kembali, sehingga bila ingin meraih untung, harus disimpan untuk jangka waktu yang cukup lama.
Bank-bank di Tanah Air terutama bank syariah ada yang merilis produk emas tapi bukan berupa investasi melainkan berupa gadai emas. Di mana nasabah bisa mendapatkan uang tunai dengan menjaminkan emasnya di bank tersebut. Untuk lebih jelasnya, silakan Anda langsung menghubungi customer service bank-bank tersebut.
3. Koin Emas
Koin Emas ONH (ongkos naik haji). Maksudnya, dari koin emas ini diharapkan bisa sebagai alternatif investasi bagi mereka yang ingin menabung untuk mempersiapkan biaya ibadah Haji.
Penamaan ONH ini sebetulnya hanya taktik pemasaran saja. Kenyataannya, walau namanya Koin Emas ONH, tetapi investasi ini sama saja dengan investasi emas lainnya karena harga emasnya sama saja. Harganya sama dengan harga emas yang mengikuti harga mata uang asing (dolar AS), dan aman terhadap inflasi. Artinya, orang yang tidak beragama Islam sekalipun bisa berinvestasi dalam Koin Emas ONH ini karena sebetulnya investasi ini sama saja dengan investasi emas lainnya. Bahkan, penamaan ONH pada Koin Emas tersebut sebetulnya akan sangat menguntungkan pemegangnya, karena emas tersebut akan lebih memiliki positioning yang lebih baik dalam pemasarannya.
4. Sertifikat Emas
Sertifikat emas adalah selembar kertas yang menjadi bukti kepemilikan atas emas yang tersimpan pada bank di suatu negara. Pemilik sertifikat emas ini hanya memegang satu lembar kertas saja yang hanya dapat diuangkan pada bank tersebut. Prinsip dari sertifikat emas ini merupakan alternatif investasi yang cukup menguntungkan karena pemiliknya tidak mengeluarkan biaya penyimpanan emas. Berbeda halnya bila membeli emas dalam bentuk fisik, yang memerlukan biaya untuk penyimpanannya seperti menyimpan emas di safe deposit box.
5. Saham Pertambangan Emas
Anda bisa juga membeli saham perusahaan pertambangan emas sebagai alternatif Anda berinvestasi emas. Dalam keadaan pasar emas yang sedang naik atau bullish, saham- saham biasanya bergerak lebih cepat daripada harga emas fisik itu sendiri. Yang berarti ketika harga emas menanjak, maka harga sama-saham perusahaan pertambangan emas juga melompat lebih tinggi. Tapi untuk investasi emas dengan membeli saham perusahaan pertambangan emas ini, Anda harus hati-hati juga dan belajar investasi seputar saham terlebih dahulu, karena Anda berinvestasi dalam saham perusahaan pertambangan emas. Perusahaan pertambangan emas yang sahamnya dijual di pasar modal saat ini yaitu PT.Antam TBk dengan kode saham ANTM.
6. Kontrak Emas Berjangka
Di BBJ saat ini ada kontrak emas, 1 lot adalah 1 kilogram, emasnya adalah emas logam mulia yang kemurniannya 99,99%, kita dapat berdagang fisiknya tapi juga bisa berdagang berjangka. Tentunya Anda perlu belajar lebih lanjut untuk investasi emas dalam kontrak emas di Bursa Berjangka ini.
Hal-hal diatas merupakan macam-macam investasi dalam emas yang bisa Anda pilih dan lakukan. Tentunya yang termudah sebagai masyarakat umum adalah investasi emas batangan dan juga emas perhiasan. Dan bila tujuan investasi Anda dalam emas adalah untuk invest, lebih baik pilih emas batangan. Anda bisa invest di emas perhiasan, bila Anda suka membeli emas perhiasan untuk dipakai.
Kelebihan Investasi Emas
Nilai emas cenderung stabil dari tahun ke tahun dan dianggap tidak terpengaruh oleh inflasi / zero inflation effect, dan sangat jarang harga emas turun, dan emas juga bisa digunakan untuk koleksi dan sebagai perhiasan.
Investasi dalam Emas bagus juga sebagai cara untk mendiversifikasi harta. Anda bisa saja berinvestasi di saham, reksadana, properti, obligasi ORI atau yang lainnya dan investasi di emas bisa menjadi alternatif yang bagus, terlebih dalam kondisi tidak stabil, emas bisa sebagai alat untuk lindung nilai. Harga emas cenderung stabil juga dikarenakan komoditi emas di dunia tidak bisa bertambah.
Salah satu keuntungan lainnya adalah harga emas juga dipatok dalam US dollar, jadi bila terjadi peningkatan nilai US dollar, Anda bisa memperoleh dua keuntungan langsung yaitu dari kenaikan dollar dan juga kenaikan dari harga emas itu sendiri. Tapi kondisinya pun bisa sama, bila harga emas sedang turun. Tapi untuk jangka panjang harga emas cenderung stabil dan naik.
Bila dibandingkan dengan berinvestasi langsung di mata uang USD, emas lebih menguntungkan. Di Indonesia, money changer relatif rewel. Mereka menghargai murah mata uang keluaran lama atau mata uang yang terlipat. Belum lagi ada risiko nomer seri palsu. Akibatnya, menyimpan mata uang USD harus selalu diperbarui. Berbeda dengan emas yang bisa dibeli dan didiamkan saja beberapa lama.
Kekurangan Investasi Emas
Kekurangan investasi dalam emas adalah pada faktor penyimpanan / storage dan perawatan / handling. Menyimpan emas dalam jumlah banyak relatif beresiko dan mahal. Selain itu, apabila penyimpanan kurang baik, walau dibungkus protective cover, memungkinkan terjadinya oksidasi dan perubahan warna. Khususnya emas dalam bentuk koin, kalau jatuh, penyok, atau cuil, sulit untuk di-treatment ulang dan bisa mengurangi harga. Dalam investasi emas, Anda cenderung harus lebih hati-hati dan memperhatikan dalam hal perawatan dan penyimpanan.
Salah satu kekurangan lain adalah return-nya relatif stabil dan kalah menggairahkan bila dibandingkan saham atau properti. Juga, sangat tidak disarankan untuk berinvestasi emas hanya dalam jangka pendek (1 tahun atau kurang). Jadi, berdasar kelebihan dan kekurangan tersebut, menurut saya emas cenderung lebih tepat untuk lindung nilai /hedging dari pada investasi.
LM Gold Minted Bars
Untuk konsistensi pertumbuhan jangka panjang, para pakar investasi berulang kali menganjurkan para investor untuk mendiversifikasi investasi mereka ke emas. Emas telah menghasilkan berbagai jenis investasi lainnya untuk kategori investasi jangka panjang, dan merupakan sarana lindung nilai klasik untuk melawan inflasi, menahan nilai dalam ketidakstabilan fluktuasi nilai uang kertas.
Jadi ketika anda membeli emas Logam Mulia, anda telah menginvestasikan sejumlah dana yang nilainya akan terus menguat dari waktu ke waktu. Ketika investasi di bursa efek dirundung ketidakpastian akibat nilai saham yang kadang melambung atau turun drastis, emas tetap kokoh sebagai sarana investasi yang solid, karena nilai emas tidak tergantung kepada sukses tidaknya suatu perusahaan atau industri.
Emas adalah aset yang menentukan nilainya sendiri. Ia berwujud nyata, mudah dibawa, dapat dicairkan kapan saja dan dimana saja.
Untuk berbagai keunggulan tersebut, maka kami menghadirkan emas Logam Mulia dengan berat dan kadar yang terjamin, serta kemurnian emas 99,99%. Emas sangat liquid dan diterima di seluruh dunia tanpa perlu diperiksa lagi kadarnya, karena telah dilengkapi oleh Sertifikat LBMA (London Bullion Market Association). Emas batangan Logam Mulia tersedia LM Gold Minted Bars Market Association). Emas batangan Logam Mulia tersedia dalam bentuk emas casting dan minting.
Berat(gram)
Panjang(mm)
Dimensi (mm)
100 3.73 50 x 30
50 2.53 42.5 x 25.5
25 2.07 33.3 x 20
10 1.22 27.5 x 16.5
5 1.09 20.5 x 12.3
4 0.83 20.5 x 12.3
3 1.03 16.7 x 10
2.5 0.83 16.7 x 10
2 0.75 15.6 x 9.4
1 0.51 13 x 7.8
Minggu, 30 September 2012
Harga emas Antam sepekan (24-28 September 2012)
Hari/Tgl
Harga Jual
Buyback
Senin 24/9
Rp545.000-Rp584.200
Rp515.000
Selasa 25/9
Rp545.000-Rp584.200
Rp515.000
Rabu 26/9
Rp545.000-Rp584.200
Rp515.000
Kamis 27/9
Rp545.000-Rp584.200
Rp515.000
Jumat 28/9
Rp551.000-Rp590.200
Rp521.000
Sumber: Antam, diolah
JAKARTA: Penutupan transaksi emas ritel Antam pekan ini atau Jumat (28/9/2012) sedikit melegakan bagi pemegang emas yang ingin segera mendapatkan dana likuid dengan melego emas. Untuk pekan depan, peluang harga naik dan turun masih sama-sama kuat.
Margin keuntungan Rp6.000/gram sudah cukup bagi Anda untuk meraup keuntungan—istilah kerennya profit taking—setelah harga emas mengalami stagnasi dalam 4 hari transaksi atau Senin—Kamis pekan ini.
Lalu bagaimana dengan kondisi harga emas pekan depan, apakah akan melanjutkan momentum kenaikan atau justru turun?
Para analis juga masih belum memiliki keyakinan pasti mengenai proyeksi harga emas, karena peluang harga naik dan harga turun sama-sama kuat.
Hasil riset Bloomberg terhadap 30 analis menunjukkan peluang harga emas naik dan turun pekan depan masih sama-sama kuat.
Sebanyak 15 analis (50%) memprediksikan harga emas akan naik pekan depan. Namun, 13 analis (43%) justru memprediksikan harga emas akan turun. Sementara itu 2 analis (7%) memprediksikan harga emas stagnan alias tidak bergerak.
Dengan melihat ‘skor’ prediksikan harga naik (50%) dan harga turun (43%) tersebut, maka bola ada di tangan penjual emas dalam hal ini PT Aneka Tambang.
Maklum, ketika kemarin (Jumat 28/9/2012) harga jual emas dan buyback naik Rp6.000/gram, pemegang emas akan lebih cenderung melepas koleksi mereka untuk profit taking akhir pekan.
Selain itu, Antam akan berhitung apakah volume jual emas lebih tinggi atau lebih dari buyback selama sepekan. Kalau volume emas hasil buyback menumpuk, Antam akan melepas kembali ke pasar dengan kenaikan harga yang ‘tak terlalu ektrem’ untuk menarik pembeli.
Sebaliknya, kalau ternyata harga emas turun Antam tetap akan mematok harga di level ‘yang menguntungkan’ kendati harus menurunkan harga.
Emas vs Inflasi
Tarik ulur harga emas PT Aneka Tambang di atas merupakan perspektif mikro dalam melihat pergerakan harga emas.
Namun, kalau dilihat dari perspektif makro ekonomi, berapa pun harga emas, para investor global akan tetap memburunya. Hal itu karena mereka membutuhkan investasi untuk meredam laju inflasi .
Hal ini terutama dialami para investor di Amerika Serikat. Ketika Bank Central AS memborong obligasi, maka inflasi di Negeri Paman Sam tersebut akan meningkat.
“Secara hostoris emas selalu menjadi pilihan untuk menyelamatkan ivestasi dari tekanan inflasi. Permintaan klien kami untuk membeli emas terus meningkat,” ujar Mark Smallwood, Kepala Unit Asia Pasifik Unit Manajemen Aset Deutsche Bank, seperti dikutip Bloomberg.
Emas akhirnya menjadi buruan, karena mereka was-was untuk terus menyimpan dolar AS untuk bermain valas.
Efeknya bagi pasar emas ritel di Indonesia adalah bahwa penjual emas masih memiliki keyakinan tinggi untuk menaikkan harga emas, karena memang menjadi buruan investor yang mulai was-was dengan koleksi dolar mereka.
Dalam kondisi seperti itu, bagi investor emas ritel di Tanah Air membeli emas untuk tujuan jangka pendek masih berpotensi meraup keuntungan asalkan memiliki timing yang pas dalam melepasnya guna meraih margin. (sut)
Ini Pemicu Harga Emas Naik Turun
Sepanjang perekonomian dunia yang dipenuhi ketidakpastian, komoditas emas akan terus menjadi incaran para pemodal yang ingin menyelamatkan investasi mereka.
Namun, dalam beberapa hari terakhir, para pemilik emas mungkin dilanda kebingungan.
Melepas emas yang dimilikinya atau menahannya hingga harga logam mulia itu kembali merangkak naik.
Head of Research and Analysis PT Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, kepada VIVAnews menilai, secara historis, harga emas memang masih berpeluang naik. "Kalau pun turun, mungkin spot di kisaran US$1.530 per ounce," kata Ariston di Jakarta, Rabu 12 September 2012.
Ariston memperkirakan harga emas terus melambung, bahkan hingga kisaran US$2.000 per ounce.
Menurut Ariston, berfluktuasinya harga emas disebabkan oleh beberapa faktor. Untuk beberapa hari terakhir, naik turunnya harga emas karena pemodal masih menunggu pidato petinggi bank sentral AS (The Fed) yang akan berlangsung pada Kamis malam waktu setempat.
"Saya rasa, market sedang menanti kebijakan tersebut. Kalau bank sentral AS tidak memberikan kebijakan quantitative-nya, harga emas akan kembali turun di level US$1.650 per ounce," ujarnya. "Tapi, jika The Fed mengeluarkan kebijakan lanjutan, emas akan naik di level US$1.800, ini skenarionya," ujarnya.
Berdasarkan skenario tersebut, tidak menutup kemungkinan harga emas tahun depan akan naik menjadi US$2.000 per ounce.
Sementara itu, dari sisi investasi, menurut Ariston, emas dinilai masih cukup menjanjikan untuk jangka panjang. Dia pun menyarankan agar masyarakat memilih emas batangan sebagai bentuk investasi.
"Kalau mau investasi, emas batangan jauh lebih bagus. Karena, kalau perhiasan itu sudah dicampur-campur, fluktuasinya akan lebih cepat," jelasnya. (art)
Emas Melambung, Tertinggi Sejak Februari
Harga emas menguat pada Senin, 17 September 2012, mendekati level tertinggi dalam tujuh bulan. Ini menyusul posisi dolar Amerika Serikat yang masih tertekan setelah Federal Reserve mengambil tindakan berani untuk memacu perekonomian.
Pada pekan lalu emas ditutup naik, karena investor berbondong-bondong memborong emas yang masih dipandang sebagai lindung nilai terhadap menurunnya nilai tukar dolar AS. Kenaikan emas ini merupakan kenaikan mingguan keempat secara berturut-turut.
Kantor berita Reuters melaporkan, harga emas spot di pasar Singapura Senin pagi naik US$4,93 per ons menjadi US$1.774,39, setelah berada di level US$1.777,51 pada Jumat, tertinggi sejak akhir Februari.
Sedangkan harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember pada akhir pekan lalu naik 0,24 persen menjadi US$1.776,90 per ons.
Dua bank sentral top dunia, The Fed dan Bank Sentral Eropa (ECB), telah mengeluarkan sejumlah stimulus moneter tambahan untuk memicu perekonomian. Namun, perekonomian global rupanya masih butuh waktu banyak untuk pemulihan dari krisis utang berkepanjangan.
Rencana agresif baru The Fed ini justru mendorong dolar melemah. Nilai tukar dolar AS terhadar euro tertekan ke level terendah lebih dari empat bulan.
Pada Senin ini, Euro berada di level US$1,3108, di dekat puncaknya dalam empat-bulan sebesar US$1,3169 yang terjadi pada Jumat.
Dolar merana di dekat level terendah dalam 7 bulan terhadap sekeranjang mata uang utama pada Senin ini. Dolar hanya pulih terhadap yen, setelah yen melemah terhadap hampir seluruh mata uang dunia.
Kamis, 13 September 2012
Wah, Harga Emas Naik Terus, tapi...
Harga emas perhiasan berbagai bentuk seperti cincin, gelang, anting dan kalung naik, sehingga berdampak pada penurunan omzet penjualan komoditas logam mulia tersebut.
Effendi (35) salah satu penjual emas perhiasan di kawasan Pasar 16 Ilir Palembang, mengatakan terjadi kenaikan yang cukup signifikan terhadap logam mulia beberapa hari ini.
Setiap satu suku emas murni kadar 24 karat terjadi kenaikan sekitar Rp 20.000 dari harga sebelumnya Rp 3,1 juta per suku (satu suku = 6,7 gram-red).
Ia menjelaskan, kenaikan emas tersebut tentunya berpengaruh langsung pada omzet penjualan mereka, namun sebaliknya warga yang menjual perhiasan simpanan justru terjadi peningkatan.
Menurut dia, sejak harga naik sekarang ini banyak warga yang menjual emas perhiasan simpanannya, karena dibutuhkan untuk keperluan anak masuk sekolah serta membeli kebutuhan sehari-hari.
Memang diakuinya, pasca lebaran lalu terjadi peningkatan penjualan logam mulia itu, karena harga jual masih stabil.
Penurunan omzet penjualan itu tampak terasa langsung, karena pembeli yang awalnya ingin memiliki empat suku emas murni terpaksa membatalkan rencana mereka begitu mengetahui harga emas naik, katanya.
Sementara itu, kenaikan harga tidak hanya terjadi pada emas murni 24 karat, tetapi seperti biasa logam mulia yang kadarnya lebih rendah juga ikut menyesuaikan.
Pantauan Antara pada sejumlah toko pedagang emas perhiasan di kawasan pasar tradisional 16 Ilir, di Jalan Tengkuruk Permai, pasar 10 Ulu Palembang, para pedagang sepi pembeli.
Kalaupun ada calon pembeli, sebagian besar malah mengurungkan niatnya begitu mengetahui harga jual tinggi.
Sabtu, 02 Juni 2012
GOLD 99
CADANGAN DEVISA: BI Miliki Emas Rp33,5 triliun
Rabu, 30 Mei 2012
Harga Emas Tergerus, Ayo Borong!
CADANGAN DEVISA: BI Miliki Emas Rp33,5 triliun
Investasi Ala Berkebun Emas by Gold 99
Logam Mulia Aneka Tambang
Investasi Emas sebagai Alat Investasi dan Alat Hedging
Tips Membeli Emas Batangan, Emas Perhiasan dan Emas Putih
Selasa, 29 Mei 2012
Dinar Emas
Jumat, 25 Mei 2012
Mengapa Memilih Investasi Dinar Emas Islam?
Ada berbagai pertimbangan untuk memilih investasi dalam dinar emas. Beberapanya dapat kami uraikan di bawah ini.
1. Dinar Emas Untuk Syiar Islam
Dalam sebuah hadits Rasulullah bersabda, "Tidak ada kewajiban zakat atas harta emas yang belum sampai 20 dinar. Apabila telah sampai 20 dinar, maka zakatnya adalah setengah dinar. Demikian juga perak tidak diambil zakatnya sebelum sampai 200 dirham yang dalam hal ini zakatnya adalah 5 dirham."
(1 dinar= 4,25 gram, jadi 20 dinar=85 gram)
(1 dirham=2,975 gram, jadi 200 dirham=595 gram)
"Dipotong tangan seorang pencuri pada pencurian seperempat dinar ke atas." (HR. Bukhari)
Kalaulah dinar emas tidak tersosialisasi dengan baik di tengah masyarakat, tentu kita akan bertanya-tanya “1 dinar itu berapa rupiah?”
2. Zero Inflation Effect
Harga dinar emas tidak selamanya naik melainkan fluktuatif terhadap mata uang (grafik harga dinar dapat dilihat di halaman utama website ini). Namun secara jangka panjang harga dinar emas selalu mempunyai kecenderungan meningkat.
Ketika harga dinar emas turun, pastilah harga komoditi yang lain seperti minyak, gandum dll juga ikut turun.
Diriwayatkan dari ‘Urwa : “Bahwa Nabi memberinya satu Dinar untuk membeli domba untuk beliau. ‘Urwa membeli dua ekor domba untuk beliau dengan uang tersebut. Kemudian dia menjual satu ekor domba seharga satu Dinar, dan membawa satu Dinar tersebut bersama satu ekor dombanya kepada Nabi. Atas dasar ini Nabi berdoa kepada Allah untuk memberkahi transaksi ‘Urwa. Sehingga ‘Urwa selalu memperoleh keuntungan (dari setiap perdagangannya) – bahkan seandainya dia membeli debu” (HR Ahmad)
Pada zaman Rasulullah harga kambing di kisaran 1-2 dinar, sekarangpun dgn 1-2 dinar (saat ini Rp 1,5jutaan) masih bisa untuk membeli kambing.
Bandingkan dengan rupiah yang 40 tahun lalu harga kambing di kisaran Rp 800, sekarang sudah jutaan rupiah, menurut data statistik dan prediksi 40 tahun yg akan datang harga kambing akan berada di kisaran Rp 5,5 milyar!
3. Dinar Emas Sangat Cocok Untuk Investasi/Tabungan Jangka Panjang
Tabungan Pendidikan Anak
“Saya seorang yang merasakan langsung tak berdayanya nilai pertanggungan asuransi dalam rupiah yang pernah saya ikuti. Saya ikut asuransi pendidikan mulai tahun 1988. Pada 2006 saya mendapatkan nilai tebus yang dijanjikan pihak asuransi yaitu Rp 22,5 juta. Sebuah nilai yang saya anggap besar ketika pertama kali join di asuransi pendidikan dulu.
Ternyata uang itu tak bernilai ketika anak saya harus masuk ITB yang uang masuknya ketika itu Rp 45 juta.
Setelah mengenal Dinar Islam sebagai penyimpan asset dan instrument investasi, saya kembali menghitung. Seandainya premi asuransi saya secara bertahap saya alihkan dalam bentuk Dinar, maka pada tahun 2006 itu saya akan memiliki 227 keping Dinar yang setara dengan Rp 161.000.000 !!
Tabungan Haji
Haji ONH biasa
Tahun 2000 – 70 dinar
Tahun 2009 – 26 dinar
Tahun 2015 – 15 dinar (prediksi)
4. Dinar Emas Mudah Didapat dan Sangat Liquid
Properti mungkin bisa dijadikan pilihan untuk investasi jangka panjang, tetapi kelebihan dinar adalah sangat liquid. Berbeda dengan properti yang terkadang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menjualnya, dinar emas bisa ditukar uang hari itu juga.
Bahkan dengan semakin banyaknya pengguna dinar, transaksi dapat dilakukan dengan sesama pengguna.
5. Tabungan m-dinar.com
Tabungan m-dinar.com memungkinkan kita semua pengguna dinar untuk mencicil tabungan, tidak harus dalam kelipatan 1 dinar.
Contoh:
Bulan Januari kita menabung Rp. 750 ribu (misalkan harga dinar saat itu Rp. 1.500.000), maka saldo m-dinar kita 0,5 dinar. Bulan Februari kita menabung lagi Rp. 400 ribu (harga dinar Rp. 1.600.000), tabungan m-dinar bertambah 0,25 dinar. Bulan Maret kita menabung lagi Rp. 560 ribu (harga dinar Rp. 1.600.000), tabungan m-dinar bertambah 0,35 dinar. Jadi totalnya 1,1 dinar.
Januari - Rp. 750.000/1.500.000 – 0,5 dinar
Februari - Rp. 400.000/1.600.000 – 0,25 dinar
Maret - Rp. 560.000/1.600.000 – 0,35 dinar
Total - 1,1 dinar (fisik dinar dapat diambil/dikirim)
Tukar ke rupiah
Tukar ke rupiah juga mudah, anda cukup menghubungi kami , kemudian mentransfer ke rekening kami. Selanjutnya kami akan mentransfer ke rekening rupiah di bank anda.
Harga Emas | Dari mana dan akan ke mana?
Dalam dunia usaha, posisi sesaat tidaklah terlalu penting dibandingkan dengan trend-nya. Misalnya Anda punya warung sembako yang tahun 2011 lalu omset-nya Rp 50 juta, Angka ini tidak bisa untuk menjelaskan kinerja Anda apakah baik atau buruk. Angka ini baru berarti sesuatu bila misalnya dibandingkan dengan penjualan tahun sebelumnya. Bila tahun 2010 omset Anda Rp 25 juta, berarti kinerja Anda tahun 2011 meningkat luar biasa 100 %. Sebaliknya bila tahun 2010 omset Anda sudah Rp 100 juta, maka usaha Anda sedang mengalami sunset atau sedang tenggelam di tahun 2011. Maka demikian pulalah dalam melihat perkembangan harga emas.
Pada akhir tahun 2011 lalu harga emas perdagangan London ditutup pada angka US$ 1,531.00/Oz – ini tidak menjelaskan apa-apa bila tidak dilengkapi dengan pembanding dari angka-angka tahun sebelumnya. Dari data di Kitco.com misalnya Anda bisa tahu bahwa harga emas penutupan London tahun sebelumnya (2010) adalah US$ 1,405.50, dan penutupan lima tahun sebelumnya (2007) adalah US$ 833.75. Jadi harga emas dunia akhir tahun 2011 sejatinya mengalami kenaikan sekitar 9 % dibanding tahun sebelumnya, dan naik sekitar 84 % dibandingkan lima tahun sebelumnya.
Dalam rupiah angka-angka ini berbeda karena faktor kurs. Akhir 2011 harga emas di pasar Indonesia sekitar Rp 500,000/gr, dibandingkan dengan akhir tahun 2010 sekitar Rp 400,000/gr dan akhir 2007 sekitar Rp 250,000/gr. Artinya di Indonesia harga emas telah mengalami kenaikan 25 % setahun terakhir dan 100 % dalam lima tahun terakhir !.
Apa makna angka-angka tersebut sesungguhnya ?, masyarakat harus melihat emas ini dalam perspektif jangka panjang. Pemerintah China nampak-nya melihat hal ini dengan baik sehingga bank sentralnya terus menambah persediaan emasnya disamping juga mereka mendorong dan mempermudah rakyatnya rame-rame membeli emas.
Tidak demikian halnya dengan negara-negara lain, dengan alasan-nya sendiri-sendiri dan sebagian juga karena ketidak tahuannya – negara-negara lain lebih condong mendorong rakyatnya mengakumulasi kekayaan dalam uang kertasnya – mereka justru kawatir bila rakyatnya terlalu banyak memegang emas maka mata uang kertas mereka akan jatuh.
Disinilah sebenarnya pentingnya peran pemerintah, bank sentral dan dunia per-bank-an untuk dapat melihat emas ini dari perpekstif jangka panjang dan dari perspektif kepentingan masyarakat/rakyat-nya untuk bisa bertahan – bila krisis mata uang seperti yang pernah kita alami tahun 1997/1998 berulang.
Sejak dua tahun lalu saya sebenarnya termasuk yang tidak setuju dengan akselerasi pembelian emas oleh masyarakat yang didanai dengan uang pinjaman atau gadai – bila tidak didukung oleh proses penciptaan nilai tambah. Namun bila kini direm mendadak sebenarnya juga tidak tepat, apalagi bila keputusan pengereman-nya dilandasi dengan persepsi jangka pendek bahwa seolah harga emas akan nyungsep.
Yang harus dilakukan oleh pemerintah, bank sentral dan dunia perbankan adalah meng-edukasi secara benar agar masyarakat tahu betul karakter dan funsgi emas ini. Mereka harus mementingkan kemampuan masyarakat dalam memutar ekonomi kemudian juga mampu mempertahankan kemakmurannya dengan baik – di atas kepentingannya untuk menjaga nilai mata uang kertas yang costly dan toh terbukti terus mengalami penurunan daya beli – sekuat apapun mereka berusaha mempertahankannya.
Fungsi semacam ini juga yang diemban oleh Gerai Dinar dalam skala Mikro, melalui tulisan dan melalui briefing ke agen-agen baru selalu kami ingatkan bahwa membuat masyarakat paham jauh lebih penting ketimbang membuat masyarakat membeli. Agen tidak kami kenakan target penjualan karena memang bukan menjual emas atau Dinar ini target utama kami – tetapi membuat masyarakat paham.
Itulan sebabnya tulisan di Gold99.co.cc jauh lebih banyak yang mengajak untuk memutar emas atau Dinar dengan membangun jiwa dan semangat entrepreneurship – ketimbang yang membahas Dinar atau emas itu sendiri.
Tulisan-tulisan mengenai emas seperti pada tulisan ini hanya saya buat bila dipandang perlu untuk untuk me-refresh posisi perkembangan terakhir dan memberi perspektif yang lebih luas kepada masyarakat.
Dari waktu ke-waktu harga emas berayun seperti bandul jam. Bila posisi jam 6 kita anggap harga rata-rata, posisi jam 5 adalah harga tertinggi dan posisi jam 7 adalah harga terendah – maka begitulah harga emas – kadang menuju angka terendah (ayunan dari arah jam 6 ke jam 7) – kadang menuju angka tertinggi (dari arah jam 6 ke jam 5).
Untuk membantu memahaminnya saya sajikan grafik harga emas dalam Rp/gr yang saya kumpulkan sejak hampir empat tahun lalu dibawah. Harga rata-rata untuk mengetahui posisi jam 6-nya saya ambil dari rata-rata bergerak 50 harian atau bila di pasar disebut Daily Moving Average – 50 (DMA-50).
Trend Harga Emas 2008-2012
Maka dari grafik harga suatu waktu dan harga DMA-50 kurang lebih kita bisa memvisualisasikan sedang berada dimana bandul jam saat itu. Untuk Saat ini kurang lebih kita berada di sekitar jam 6 karena harga emas lagi berada di kisaran Rp 510,000/gram yang bersamaan dengan itu harga DMA-50 juga berada di kisaran harga ini.
Beberapa pekan terakhir ketika masyarakat investor emas dibuat panik dengan investasi emasnya karena didorong oleh (wacana perubahan) kebijakan di bank sentral dan dunia perbankan syariah – saat itu bandul harga emas memang lagi berada di arah jam 6-7 ( berayun kebawah). Waktu-waktu di mana garis biru berada dibawah garis ungu adalah waktu bandul jam berada antara pukul 6-7 atau sebaliknya, dan ketika garis biru di atas garis ungu adalah ketika bandul jam berada antara pukul 6-5 atau sebaliknya.
Sebagaimana ayunan bandul jam yang bergerak cepat dengan urutan 6-7-6-5-6-7-6-5 dst., maka posisi gerakan cepat ini sebenarnya tidak perlu membuat panik siapapun apalagi kalau sampai menjadi dasar suatu kebijakan.
Dasar suatu kebijakan harus didukung oleh perspektif jangka panjang. Dari grafik di atas misalnya, kita tahu bahwa dari waktu ke waktu memang harga emas terus berayun – tetapi long term trend-nya jelas masih naik.
Meskipun demikian, betapa masuk akalnya sekalipun trend harga emas jangka panjang seperti yang pernah juga saya buat prediksi matematisnya di tulisan sebelumnya- dimana berdasarkan formula trend polynomial harga emas akan mencapai kisaran di atas Rp 1,000,000/gram tahun 2015 (ketika anak Anda yang kelas 3 SMP sekarang sampai kelas 3 SMA !) – ini tetaplah prediksi, bisa benar dan bisa juga keliru.
Tidak ada yang bisa melihat masa depan dengan 100% kebenaran, oleh karena itulah masyarakat harus dibuat mengerti dahulu sebelum mereka membeli atau berinvestasi di emas ini – mereka harus bisa melihat full picture-nya, bukan antusiasme sesaat seperti ketika harga emas melonjak selama Agustus – September 2011 lalu, dan bukan pula harus menjual karena kepanikan sesaat seperti yang terjadi antara November – Desember 2011 lalu. Wa Allahu ‘Alam.
Gold 99
Minggu, 20 Mei 2012
Tips Membaca Arah Pergerakan Harga Emas
Emas (sumber: Antara)
Beberapa artikel berita dalam media keuangan sebenarnya dapat dimanfaatkan oleh pembaca untuk mengumpulkan fakta-fakta dan bentuk-bentuk opini yang diperlukan
Pelajaran yang dapat kita petik minggu ini dari fluktuasi komoditas Emas yang melambung tajam dari titik terendahnya akan memberikan keuntungan yang besar di masa mendatang, yang berhubungan dengan berita dan mengapa hal tersebut dapat mempengaruhi pasar.
Beberapa artikel berita dalam media keuangan sebenarnya dapat dimanfaatkan oleh pembaca untuk mengumpulkan fakta-fakta dan bentuk-bentuk opini yang diperlukan jika pembaca hendak bertransaksi Emas dengan didasari oleh informasi yang tersedia.
"Tentunya langkah pertama dalam melakukan cara dagang seperti itu adalah dengan membiasakan diri dengan melihat financial press untuk mengetahui apa yang terjadi sebenarnya di market," Periset dan Analis Senior Monex Investindo Futures, Albertus Christian K, dalam risetnya, hari ini.
Langkah berikutnya adalah memutuskan berita mana yang akan memiliki dampak signifikan ke pasar Emas dan tentunya berpengaruh dalam pengambilan keputusan transaksi yang intelejen/tidak berdasarkan feeling semata-mata.
Trader professional biasa membagi “news” atau “berita” menjadi dua kategori, yaitu informasi dan opini.
Setiap kategori memiliki dampak ke pasar di waktu tertentu – contohnya hasil minutes FOMC untuk pelonggaran moneter lebih lanjut (Kamis, 17 Mei) adalah “informasi” sementara interview dengan mantan staff divisi urusan moneter The Fed, Roberto Perlu adalah “opini”. Mari kita analisa bentuk berita/news ini lebih jauh untuk mendapatkan gambaran mengapa hal tersebut sangat penting yang pada akhirnya memicu rebound Emas dari titik terendah 4-bulan.
Langkah pertama adalah mengenali berita yang berhubungan dengan pelonggaran moneter The Fed atau penyediaan stimulus (QE3) yang merupakan fokus pemikiran para pelaku pasar atas faktor utama penguatan / pelemahan Dollar AS dan sekaligus menjadi aspek terhadap apresiasi Emas vs uang kertas.
Langkah berikutnya adalah memutuskan apakah berita tersebut benar-benar “baru”. Rapat para anggota dewan bank sentral AS (FOMC) yang mengatur arah kebijakan suku bunga AS, dan mengindikasikan masih terbukanya peluang pelonggaran moneter sangat penting. Mengapa? karena semua orang telah mengetahui bahwa isu terjadinya kebangkrutan Yunani akibat tidak mendapatkan bailout dan terpaksa harus keluar dari member Uni Eropa adalah buruk bagi Emas dan positif untuk Dollar.
Wajar jika terjadi pelemahan Emas cukup tajam dalam seminggu terakhir, akibat resiko yang tidak bisa dianggap enteng ini. Imbas dari skenario keluarnya Yunani dari mata uang tunggal Euro adalah kembali ke mata uang Drachma dan terjadi devaluasi drachma yang baru sebesar 50 persen, dimana hal ini akan menimbulkan kerugian bagi Jerman dan Prancis sekitar 155 milyar Euro, suatu angka yang fantastis bagi bank sentral negara Barat.
Bahaya yang lebih mengancam adalah efek berantai nya ke utang swasta dan publik di negara perifer Eropa dan Prancis senilai 15 trilyun Euro dan jika pada aset perbankan Uni Eropa yang memegang obligasi Yunani sebesar 27 trilyun Euro. Sehingga Dollar menguat tajam terhadap Emas, karena resiko tersebut memicu aksi hindar resiko para investor ke Dollar.
Namun berita FOMC minutes tersebut merupakan berita pertama yang positif untuk Emas sehubungan dengan faktor Dollar. Menjadikan berita tersebut “berita baru”. Selain daripada itu, meeting FOMC sebelumnya di bulan Maret, para anggota dewan The Fed sepakat bahwa penetapan suku bunga masih tergantung data ekonomi AS yang notabene menunjukkan perbaikan, sehingga peluang untuk pelonggaran moneter / penyediaan stimulus pun makin menyusut. Padahal faktor pelonggaran moneter merupakan lokomotif bagi Dollar dan juga Emas.
Hasil FOMC minutes ini akhirnya menghasilkan “berita baru” yang membalikkan semua hal yang menjadi fokus pasar selama ini. Berita seperti itu akan membuat pemikiran para pelaku pasar menjadi lebih positif, ketika krisis politik Yunani mereka pikir buruk untuk Emas dan merubah psikologis sentiment dan memberikan para pelaku pasar kepercayaan diri pada aset Emas.
Hal berikutnya yang berbentuk “opini” adalah interview mantan staf divisi urusan moneter The Fed, yaitu Roberto Perli. Seluruh dunia telah bereaksi pada cerita FOMC dan Dollar.
Kemudian dalam interview langsung dengan anggota The Fed, dikatakan bahwa resiko kebangkrutan Yunani justru akan memperbesar peluang pelonggaran moneter The Fed dan acuan bank sentral AS untuk melonggarkan moneter beralih dari indikator seperti pertumbuhan ekonomi ataupun inflasi menjadi resiko eksternal yang dapat menghambat pemulihan.
Maka berakhirlah sentiment dan psikologis negative sebelumnya pada Emas, karena peluang pelonggaran moneter merupakan katalis negatif untuk Dollar.
Pembaca harus menyadari bahwa kita berdagang dengan probabilitas. Investor pintar akan terus mencoba untuk mencari hal yang penting dalam kejadian tertentu berdasarkan ekspetasi probabilitas tertentu dan membuat keputusan bertransaksi berdasarkan kesimpulan tersebut.
FOMC membuat pernyataan. Apakah hal tersebut terdengar positif untuk anda – apakah hal itu membuat anda merasa yakin dengan posisi anda di market.
Tentu saja hal itu berpengaruh. Besar kemungkinannya reaksi anda juga akan sama halnya dengan reaksi orang lain sebagai investor.
Apa yang anda rasakan tidak akan jauh berbeda dengan pelaku pasar lainnya. Jika pembaca surprised dengan berita tertentu, maka probability nya cukup besar jika orang lain juga akan merasa surprised. Jika pembaca tidak merasa surprised, maka sama hal nya juga pelaku pasar lainnya akan merasa biasa saja.
Supaya bisa bertransaksi Emas dengan aman, investor juga perlu bersikap bijaksana ketika terjadi volatilitas pasar yang kadang kala dapat menjebak, dikenal dengan istilah “bahaya crowd behavior”, maksudnya adalah menjadi trend follower memang strategi yang cukup bagus namun patut dicermati juga ketika trend tersebut sudah mulai kadaluarsa ya sebaiknya kita tidak perlu mengikuti trend yang lama tersebut, atau secara mudahnya dapat kita analogikan dengan perilaku arah terbang nya burung bebek, yaitu ketika semua orang sudah mengetahui bahwa burung bebek selalu terbang ke arah selatan ketika musim dingin dimulai.
Namun disaat anda melihat burung tersebut tiba-tiba berubah arah terbang nya malah ke utara di musim dingin, maka anda mendapatkan “berita baru”, yang berpotensi menggerakkan pasar.
Berbagai Media Massa di bidang keuangan biasanya mengumpulkan update market dari Reuters, Bloomberg,dll yang memang menyajikan banyak sekali berita berdampak negatif untuk Emas, namun itu tugas mereka untuk menyediakan informasi sebanyak mungkin.
Namun bagi para investor, merupakan tugas kita untuk memutuskan berita mana yang merupakan faktor penggerak market. Jika kita tidak bisa memutuskan, maka lebih baik untuk mengobservasi terlebih dahulu, dan menyimpan uang kita untuk berdagang Emas di lain waktu.
bahaya bisnis emas
Barrier untuk masuk berbisnis emas sekarang menipis. Siapa saja bisa memulai. Akses ke pemasok, media iklan (digital) tanpa biaya dan minat masyarakat yang melonjak signfikan memang kombinasi yang menjanjikan. Lalu pemula biasanya mengira sistem stok seperti toko emas besar adalah cara transaksi terbaik. Ketahuilah, cara ini bisa merugi dan untuk pemula tak sesuai karena dana tertahan (tak berputar) terlalu lama bisa mengganggu operasional bisnis.
Sistem stok prinsipnya membeli emas di harga rendah, lalu menjualnya di harga yang lebih tinggi. Demikian berulang menunggu turun untuk beli, menunggu tinggi untuk jual. Jika kita punya dana SANGAT besar, timing bisa kita atur. Tapi jika tanggung, yang terjadi sebaliknya. Demikian juga jika basis pasar belum terbentuk : ketika harga tinggi dan layak dijual, tidak ada pembeli, padahal toko sedang perlu liquiditas (dana segar). Yang terjadi adalah menjual cepat di harga yang kurang baik atau jual murah, tak sesuai harapan bahkan rugi.
Misal, borong emas di harga 506.000/gram di awal 2012 dan berharap lepas di 510.000. Angka ini terjadi di Februari 2012 tapi ketika ditawarkan tak ada pembeli yang menyambut. Demi liquiditas, akhirnya pada pertengahan Maret dijual juga di harga 504.000/gram atau rugi Rp 2.000 dibanding harga belanja pada awal 2012. Bahkan karena kepepet perlu dana, bisa jadi dijual di harga buyback yakni 490.000/gram. Kalau berat emas yang dilepas 100 gram maka kerugian mencapai Rp200.000 s.d Rp1.400.000.
Toko emas besar dan berpengalaman mungkin menggunakan sistem stok/ buffer ini untuk ‘tambahan’ diluar margin normal yang didapatnya dari transaksi flip. Kekuatan dananya besar hingga bisa menahan stok supaya terjual di harga yang paling menguntungkan, bahkan bisa menahannya hingga 1 s.d 2 tahun tanpa terganggu liquiditas dan cashflow untuk buyback dan dana operasional. Suplai juga bisa ia atur karena sudah memiliki basis pasar (demand) yang besar pula.
Langganan:
Postingan (Atom)

















